Profil Desa Suranadi

 

 

 

SELAYANG PANDANG

 

 

SELAYANG PANDANG

 

  DESA SURANADI

 

 

 

 

 

 

DESA SURANADI  KECAMATAN NARMADA

KABUPATEN LOMBOK BARAT

 

 

 

 

 

 

 

SISTE

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KATA PENGANTAR

 

Puji syukur senantiasa kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas limpahan Rahmat, Taufik, dan Hidayah-Nya sehingga pada kesempatan ini Desa Suranadi Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat mendapat penghargaan tinggi untuk mengikuti Lomba Desa  Tingkat Kabupaten Lombok Barat (Lobar) Tahun 2019 setelah melalui proses penilaian tingkat Kecamatan.

 Berikut ini kami sajikan gambaran singkat  Desa Suranadi Kecamatan Narmada, dalam sebuah “SELAYANG PANDANG” yang menggambarkan tentang berbagai kegiatan , Administrasi Desa Suranadi.

Saran  dan kritik yang bersifat konstruktif dari instansi Pembina yang terkait dan masyarakat sangat kami harapkan demi maksimalnya pelaksanaan kegiatan administrasi Desa Suranadi sehingga nantinya dapat bermanfaat  dan tercapainya tujuan program terpadu pemberdayaan menuju keluarga sejahtera.

 

 

 

Narmada, 17 Mei 2019

Kepala Desa Suranadi,

 

 

I NYOMAN ADWISANA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

Dalam rangka meningkatkan taraf hidup dan berkembangnya masyarakat Desa Suranadi Kecamatan Narmada telah melaksanakan berbagai upaya yang dilakukan baik oleh pemerintah maupun organisasi masyarakat, lembaga adat, pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat, majlis ta’lim/pesantian, serta organisasi kemasyarakatan lainnya.

Upaya dimaksud dilaksanakan dengan keterpaduan gerak dan koordinasi kegiatan untuk menumbuh kembangkan kemampuan masyarakat untuk merangsang kepedulian masyarakat Desa Suranadi untuk mewujudkan Aministrasi Desa yang baik dan berkembangnya desa Suranadi sebagai Desa pariwisata yang baik.

Keberhasilan program Desa Suranadi Kecamatan Narmada tidak lepas dari adanya kebersamaan masyarakat sebagai pendukung utama keberhasilan pembangunan melalui partisipasi nyata dalam membina masyarakat seutuhnya, baik dalam lingkungan sendiri maupun pada lingkungan dalam skala Desa serta adanya pembinaan yang dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Kabupaten

Sebagai gambaran pelaksanaan selama ini yang berkaitan dengan pemberdayaan dan kegiatan di Desa Suranadi Kecamatan Narmada sekilas kami sajikan dalam bentuk “SELAYANG PANDANG” kegiatan yang tujuannya disamping untuk evaluasi, juga sekaligus sebagai cermin pelaksanaannya yang selanjutnya diharapkan pembinaan-pembinaan yang dilakukan oleh instansi terkait.

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

GAMBARAN UMUM DESA

 

A.      SEJARAH TERBENTUKNYA DESA SURANADI

I.       Sejarah Asal Usul Warga

Sekitar  tahun 1812 ( Gusti  Gede Kaler/Gusti Sontrot, Gusti Komang Pensong, dan Gusti Ketot Abian/Bontok ) yang merupakan Transmigran dari Abiantubuh yang datang ke Suranadi, pada saat itu Belanda masih menguasai  wilayah tersebut yang di pimpin oleh Jendral Nandres yang kemudian di susul oleh Raja/Ratu Belanda yaitu Sri M. Minah, yang tinggal di Pesanggahan Hotel Suranadi dimana tempat tersebut di bangun oleh Anak Agung di jaman pemerintahan Belanda.

Pada zaman Anak Agung wilayah Suranadi dibagi menjadi dua wilayah berdasarkan agama yang ada di wilayah tersebut yaitu wilayah utara di berikan kepada Masyarakat yang beragama Muslim dan bagian selatan untuk masyarkat yang beragama Hindu. Untuk wilayah utara tokoh yang pertama masuk adalah Papuk Salinah dan Papuk Jawisah dan tokoh untuk wilayah Selatan adalah Anak Agung. (Narasumber : Gusti Ketut Swardi)

Ada juga versi lain yang mengatakan bahwa asal usul penduduk Desa Suranadi bearasal dari Selat, sekitar tahun 1927 Papuq Mailam dan Papuq Silah yang bearasal dari Selat dan berkebun, kemudian menetap di  Kalimanting. Keteurunan dari tokoh tersebutlah yang sampai saat ini mendiami Desa Seuranadi.

 

II.      Sejarah Pemerintahan

Desa Suranadi adalah salah satu Desa dari 21 Desa yang ada di Kecamatan Narmada yang berdiri sejak Tahun 1998, awalnya merupakan bagian dari Desa Selat. Kronologis terbentuknya Desa Suranadi adalah sebagai berikut :

  1. Tanggal 28 Oktober 1998, dikeluarkannya SK Bupati Lombok Barat No. 140/01/PEMDES/1998, tentang Usulan Pemekaran Desa;
  2. SK Bupati Lombok Barat No. 158 tahun 1998, tanggal 16 Nopember 1998 tentang Pengesahan Keputusan Desa Kecamatan Narmada;
  3. Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Barat No. 9 tahun 1999, tanggal 27 Februari 1999 tentang pengesahan pembentukan Desa Suranadi sebagai Desa Persiapan;
  4. Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Barat No. 408 tahun 2000, tanggal 3 Maret 2000 tentang Pengesahan Desa Persiapan Suranadi menjadi Desa Definitif Suranadi.

 

Pada awal terbentuknya Desa Suranadi hanya terdiri dari 5 Dusun, yaitu Dusun Suranadi Utara, Dusun Suranadi Selatan, Dusun Kalimanting, Dusun Eyat Kandel dan Dusun Pemunut, dengan pejabat masing-masing dusun saat itu adalah sebagai berikut :

a.   Suranadi Utara                  : M. Saleh

b.   Suranadi Selatan               : I Gusti Made Parsa

c.   Kalimanting                       : Nasirun

d.   Eyat Kandel                       : I Nyoman Adwisana

e.   Pemunut                            : I Gede Kantun

Atas prakarsa masyarakat, pada tahun 2007 Desa Suranadi memekarkan dusun-dusunnya, sehingga sejak tahun tersebut Desa ini terdiri dari 8 Dusun, yaitu :

  1. Suranadi Selatan, Suranadi Utara dan Kalimanting dimekarkan  menjadi 5 dusun, yaitu :

a.   Suranadi Selatan dengan Kepala Dusun I Nengah Sirna

b.  Suranadi Utara dengan Kepala Dusun M. Saleh

c.   Kalimanting dengan Kepala Dusun Nasirun

d.  Suranadi Barat dengan Kepala Dusun I Gusti Lanang Suniarta

e.   Orong Sedalem dengan Kepala Dusun (Pjs) Lalu Endi

  1. Eyat Kandel dan Pemunut dimekarkan menjadi 3 dusun, yaitu :

a.   Eyat Kandel dengan Kepala Dusun I Nyoman Adwisana

b.  Pemunut dengan Kepala Dusun I Made Kartia

c.   Kuang Mayung dengan Kepala Dusun (Pjs) I Nengah Segara

Dan terakhir pada tahun 2015, salah satu Dusun kembali mengajukan pemekaran, sehingga sampai saat ini Jumlah dusun di Desa Suranadi menjadi 9 dusun dengan dusun terbaru masih menjadi dusun persiapan yaitu Dusun Ranget.

 

Sampai saat ini Desa Suranadi telah memasuki 4 Periode jabatan Kepala Desa, yaitu :

  1. Periode I (tahun 1998 – 2000; Desa Persiapan) dijabat oleh Bapak AREP,
  2. Periode II (tahun 2000 – 2006; Desa Definitif) dijabat oleh Bapak AREP,
  3. Periode III (tahun 2006 – 2013) dijabat oleh Bapak AREP,
  4. Periode IV (tahun 2013 sampai sekarang) dijabat oleh Bapak I NYOMAN ADWISANA.

 

III.     Sejarah Penguasaan Wilayah ( Tenurial )

Pada awalnya wilayah Suranadi masih merupakan kawasan hutan, penduduk pertama datang untuk berkebun dan bertani. Wilayah Suranadi di saat itu di bagi berdasarkan agama, yaitu agama Hindu di bagian selatan di bawah kekuasaan Anak Agung dan Agama Islam dibagian utara yang di pimpin oleh Papuq Jawisah dan Papuq Salinah,  pada saat itu masyarakat di berikan kebebasan untuk mengelola di wilayah Suranadi dan kemudian membeli wilayah yang di kelola tersebut. Kebanyakan masyarakat tersebut adalah transmigran yang asalnya tidak diketahui pasti oleh masyarakat saat ini, namun beberapa masyarakat beranggapan bahwa asal mereka ada dari Bayan Lombok Timur, Bali dan Kerajaan Blambangan Jawa. Masyrakat tersebut kemudian menetap dan bermukim di beberapa wilayah Suranadi dan sampai saat ini kepemilikan penduduk saat ini atas tanah kebanyakan adalah pemberian turun temurun dari orang tua/nenek moyang mereka sampai saat ini, namun ada juga yg telah membeli dari penduduk lokal dan kemudian menetap di Suranadi.

 

B.      GAMBARAN UMUM DESA

I.    Demografi

1. Geografi

Secara geografis wilayah Desa Suranadi Kecamatan Narmada terletak dibagian Timur wilayah Kecamatan Narmada pada posisi koordinat 8° 32' 42.666" LS sd. 8° 34' 59.728" LS, dan 116° 15' 40.891" BT sd. 116° 13' 17.343" BT, dengan batas-batas wilayah :

•    Sebelah Barat        : Desa Selat dan Desa Narmada Kec. Narmada

•    Sebelah Utara        : Desa Sesaot, Pakuan dan Desa Buwun Sejati Kec. Narmada dan Kec. Batu Kumbung

•    Sebelah Timur       : Desa Lebah Sempage dan Desa Sesaot Kec. Narmada

•    Sebelah Selatan     : Desa Sedau dan Desa Golong Kec. Narmada

 

Kantor Kepala Desa berada di wilayah Dusun Suranadi Selatan dan merupakan pusat Pemerintahan Desa, dengan rincian luas wilayah sebagai berikut :

NO.    JENIS PEMANFAATAN   LUAS (km2)

1.    Hutan                                :  56,46

2.    Hutan Rakyat                    :    2,43

3.    Industri                             :    0,66

4.    Olahraga                           :    1,00

5.    Pariwisata                         :    0,66

6.    Pemakaman                      :    0,46

7.    Pendidikan                        :    1,78

8.    Pergudangan                     :    0,34

9`    Peribadatan                       :    0,69

10.  Perikanan Air Tawar         :    0,88

11.  Perkebunan                       : 495,12

12.  Permukiman                     :   91,48

13.  Pertambangan                   :     0,24

14.  Peternakan                        :     3,72

15.  Rumput                             :     0,02

16.  Sawah                               : 125,65

Luas Total                                 : 781,58

Sumber : PmaP6 PPBDes 2017

 

2.       Orbitasi ;

       Jarak ke Ibukota Kecamatan             :     2,50  Km

       Jarak ke Ibukota Kabupaten             :   25       Km

       Jarak ke Ibukota Propinsi                 :   15        Km

 

II.       Sumber Daya Manusia

          Adapun kondisi sumber daya manusia secara umum menurut latar belakang pendidikan masih tergolong rendah. Dari hasil Laporan Penduduk pada akhir bulan April 2019, jumlah penduduk sebanyak 5.997 jiwa terdiri dari 2.906 jiwa penduduk laki-laki dan 3.091 jiwa penduduk perempuan dengan jumlah KK sebanyak 1.770 KK.

Untuk lebih akuratnya kondisi potensi Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki oleh Desa Suranadi pada akhir bulan April 2019 adalah sbb :

1.       Data Jumlah Kepala Keluarga

a.   Dusun Suranadi Barat             :    190 KK

b.  Dusun Suranadi Utara             :    334 KK

c.   Dusun Suranadi Selatan          :    240 KK

d.  Dusun Orong Sedalem             :    122 KK

e.   Dusun Kalimanting                  :    232 KK

f.   Dusun Eyat Kandel                  :    278 KK

g.   Dusun Kuang Mayung             :    158 KK

h.  Dusun Pemunut                       :    163 KK

i.   Dusun Ranget                          :      53 KK

Jumlah KK seluruhnya                  : 1.767 KK

 

2.   Jumlah Penduduk

No.

Nama Dusun

Jumlah Penduduk

Laki

Perempuan

Total

1

Suranadi Barat

381

355

736

2

Suranadi Utara

527

532

1.059

3

Suranadi Selatan

424

417

841

4

Orong Sedalem

170

186

356

5

Kalimanting

383

373

756

6

Eyat Kandel

476

497

973

7

Kuang Mayung

205

289

494

8

Pemunut

251

347

184

9

Ranget

89

95

598

Jumlah Total Penduduk

2.906

3.091

5.997

 

3.   Penduduk menurut strata pendidikan

Belum Sekolah

598

Orang

Usia 7  -  45 tidak pernah sekolah

970

Orang

Pernah sekolah SD tetapi tdk Tamat

1.223

Orang

Tamat SD / Sederajat

1.312

Orang

Tamat SLTP

1.003

Orang

Tamat SLTA

875

Orang

Tamat D 1

31

Orang

Tamat D 2

45

Orang

Tamat D 3

92

Orang

Tamat  S 1

69

Orang

Tamat S 2

14

Orang

 

 

 

4.   Jumlah Penduduk Menurut Agama

Islam

2.839

Orang

Kristen

Sambutan
Ngayo Dese, Program Inovasi Kecamatan Narmada Tahun 2019