LOGO narmada
Beranda > Artikel > Bukan Batuk Biasa, Kenali Gejala Khas Tbc
Artikel

Bukan Batuk Biasa, Kenali Gejala Khas TBC

Posting oleh puskesmasgerunglobar - 2 Maret 2022 - Dilihat 2.510 kali

Penyakit menular ini merupakan infeksi serius yang mempengaruhi paru-paru seseorang. Bakteri yang menyebabkan TB bisa menyebar dari satu orang ke orang lain melalui tetesan kecil yang dilepaskan ke udara melalui batuk dan bersin. Jika TBC tak diobati hingga tuntas bisa berakibat fatal.

Pasien aktif (orang yang terinfeksi TB) dapat menularkan TBC kepada 10-15 orang disekelilingnya setiap tahun.

Tuberkulosis bukan penyakit keturunan, kutukan atau guna-guna dan dapat disembuhkan dengan pengobatan teratur, diawasi oleh Pengawasan Minum Obat (PMO).

TBC atau Tuberkulosis adalah penyakit menular yang disebabkan karena adanya kuman Mycobacterium.

Kuman TBC keluar ke udara (melalui droplet/percikan dahak) pada saat penderita TBC batuk, bersin atau berbicara.

Kuman TBC yang keluar, terhirup oleh orang lain melalui saluran pernafasan.

Oleh karena itu yang sakit wajib menggunakan masker.

GEJALA KHAS TUBERKULOSIS (TBC) YANG WAJIB ANDA KETAHUI:

1. Batuk lebih dari 2 minggu/berkepanjangan

• Batuk. Pada tahap selanjutnya, batuk bisa menghasilkan dahak berwarna abu-abu atau kuning

• Batuk darah

2. Sesak nafas dan nyeri dada

3. Mengalami sesak pada pernafasan

4. Berkeringat di malam hari meski tidak sedang beraktivitas

5. Demam sedang (hilang timbul)

6. Mudah Lelah

7. Berat badan menurun

8. Nafsu makan menurun

PERBEDAAN BATUK BIASA DAN BATUK GEJALA TBC

Pada umumnya, batuk biasa disebabkan oleh virus, polusi, asma, dan penyakit-penyakit lainnya. Beberapa orang akan mengalami batuk jika memiliki saluran pernapasan yang sensitif dan terpapar udara yang kotor. Sedangkan, TBC disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini tersebar melalui udara.

Batuk biasa pada umumnya sembuh dalam beberapa hari dengan meminum obat tertentu atau melakukan perawatan.

Sedangkan batuk dengan gejala-gejala TBC yakni batuk yang tidak kunjung berhenti hingga 2 minggu lebih atau batuk yang tidak kunjung reda dengan meminum obat tertentu atau melakukan perawatan.

Jika anda menemukan keluarga, teman, orang-orang disekitar dengan gejala-gejala diatas, anjurkanlah untuk datang ke Puskesmas dan memeriksakan diri agar cepat dalam penanganan dan penegakan diagnosis melalui cek laboratorium.

TB mudah menular melalui udara yang tercemar oleh bakteri micro bacterium tuberculosa yang dilepaskan pada saat penderita TB paru batuk, dan pada anak-anak sumber infeksi umumnya berasal dari penderita TB paru dewasa.

ETIKA BATUK :

1. Gunakan masker

2. Menutup mulut dan hidung saat batuk/bersin dengan lengan baju/sapu tangan/tisu

3. Tidak membuang dahak sembarangan

4. Cucilah tangan dengan menggunakan air dan sabun di air bersih yang mengalir

5. Buang tisu setelah batuk di tempat sampah

PENCEGAHAN :

Secara langsung TBC dapat dihindari :

1. Tidak merokok

2. Meningkatkan daya tahan tubuh dengan makanan bergizi dan seimbang

3. Dalam rumah cukup mendapatkan cahaya/sinar matahari dan sirkulasi udara yang baik

4. Bukalah jendela pada pagi hari secara teratur

5. Menjemur alas tidur seperti kasur, tikar dan bantal secara teratur agar tidak lembab

Secara tidak langsung TBC dapat dihindari :

1. Berolah raga teratur/aktivitas minimal 30 menit sehari

2. Cukup istirahat

Kementerian Kesehatan memberi perhatian khusus untuk hal ini, karena jika pengobatan TBC tidak dilakukan dengan tepat dan cepat, maka kuman-kuman TBC akan menjadi kebal terhadap pengobatan biasanya disebut Tuberculosis Multi-drug Resistant (TB MDR) atau Tuberculosis Extensively-drug Resistand (TB XDR).